Pages

Wednesday, July 10, 2013

Cara diet sehat dan cepat tanpa olahraga

Ada banyak cara yang dilakukan orang demi mendapatkan bentuk badan yang lebih langsing. Mulai dari minum pil diet, sedot lemak, sampai dengan berbagai bentuk terapi lainnya. Selain mahal, cara-cara tersebut juga beresiko pada kesehatan. Berikut saya akan berbagi cara diet sehat dan cepat tanpa olahraga untuk Anda coba...

Ada sebuah cara yang sedang trend, disebut detoksifikasi. Apa itu? Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun yang ada di dalam tubuh kita. Kenapa tubuh kita perlu detoks? Karena racun atau toksin selalu masuk ke dalam tubuh Anda setiap hari. Polusi air dan udara, kuman, virus, bakteri, pengawet makanan, sampai pewarna makanan pasti pernah Anda rasakan tiap hari, bukan? Bisakah Anda bayangkan berapa banyak racun yang masuk ke tubuh Anda?

Apa akibatnya kalau toksin terus bertumpuk di dalam tubuh kita? Mulai dari kegemukan, penyakit jantung, hipertensi, diabetes, tumor usus, kanker paru-paru, sampai kanker kulit. Singkatnya, berbagai jenis penyakit akan sering menghampiri Anda. 

Sayangnya, berbagai faktor di atas tidak mungkin bisa kita hindari, apalagi kalau Anda hidup di kota besar seperti Jakarta yang tingkat polusinya termasuk yang paling tinggi di dunia. Jadi, cara terbaik untuk tetap sehat adalah mengeluarkan racun atau toksin dari dalam tubuh kita. Kalau Anda mengalami kegemukan atau bahkan terlalu kurus, sering sakit, kurang olah raga, perokok, atau mengkonsumsi obat kimia dalam jangka panjang, Anda wajib melakukan detoksifikasi. Ibaratnya rumah kita yang perlu dibersihkan tiap hari, begitu juga tubuh kita. 

Salah satu cara detoksifikasi yang aman adalah dengan program Smart Detox dengan pola 2-3-2. Program ini merupakan program detoks 20-40 hari dengan menggunakan produk-produk berkualitas dari Synergy Worldwide USA, mulai dari Liquid Chlorophyll, Spirulina, Nutriburst, Maximum Protein, sampai ProArgi-9 Plus. 

Program Smart Detox ini bisa membersihkan 6 organ vital dalam tubuh kita, yaitu usus besar, darah, hati, ginjal, paru-paru, dan otot. Karena organ-organ vital itu dibersihkan, kita bisa mendapatkan manfaat yaitu berat badan yang ideal, kesehatan dan vitalitas yang meningkat, serta awet muda.

Program ini mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Hasilnya juga akan bertahan lama karena setelah program Smart Detox, organ tubuh Anda akan didesain sedemikian rupa untuk dapat membuang racun dengan otomatis. Pola makan Anda juga akan berubah karena sudah terbiasa dengan program detoks yang Anda jalankan. Contohnya, saya dulu suka sekali makan gorengan. Namun setelah selesai menjalani program Smart Detox, saya sudah tidak terlalu menikmati lagi gorengan dan lebih memilih makanan yang diolah dengan sedikit sekali minyak. 

Berikut adalah pilihan program Smart Detox yang tersedia:




Untuk lebih jelasnya bagaimana mengkonsumsi produk-produk di atas, silakan lihat video di bawah ini.




Selama melakukan program, ada baiknya Anda juga mulai mengatur pola makan Anda. Sebaiknya mulai hindari makanan bersantan, gorengan, makanan olahan, atau yang manis-manis. Kurangi juga minuman botol, seperti teh botol atau soda. Mulailah mengkonsumsi makanan sehat yang bisa membantu diet kita, seperti apel, brokoli, alpukat, gandum, paprika, dan kacang-kacangan. Dengan begitu, setelah selesai melakukan program detoks, Anda sudah terbiasa memakan makanan yang sehat dan mendukung program diet Anda tersebut. 

Tips lain adalah jangan membuat diri Anda kelaparan. Mungkin Anda berpikir bahwa jika tidak makan malam, berat badan Anda akan turun dengan lebih cepat. Namun hal itu, selain tidak menyehatkan, juga tidak membawa hasil maksimal pada diet Anda. Lebih baik makan dalam porsi kecil namun sering. Dengan begitu, Anda akan selalu merasa kenyang sehingga mencegah Anda makan dalam porsi besar. Dan untuk mencegah makan dalam porsi yang banyak, minumlah air putih 5-10 menit sebelum makan. 

Demikianlah salah satu cara diet sehat dan cepat tanpa olahraga yang bisa Anda pilih. Jangan sembarangan memilih cara diet yang mungkin malah membahayakan kesehatan Anda. Karena bagaimananpun, kesehatan Anda adalah yang paling penting. 

Testimoni saya setelah melakukan program Smart Detox:


Sunday, July 7, 2013

Puasa dan detoksifikasi

Prioritas ke berapakah kesehatan dalam hidup Anda? Pasti Anda akan jawab nomor satu, kan? Bagaimanapun, kesehatan tubuh merupakan sesuatu yang mutlak. Kita tidak dapat berfungsi dengan baik jika sakit. Namun sayangnya di jaman modern ini, pola hidup serba instant sudah sangat mendarah daging dalam hidup kita. Pasti semua pernah makan mie instant, atau makanan olahan seperti bakso, burger, atau nugget, bukan? Belum lagi kalau kita sering jajan di luar rumah. Ketahuilah bahwa pola makan tersebut membuat kita rentan terhadap penyakit. Bahan pengawet ataupun bahan-bahan makanan yang tidak bergizi adalah racun bagi tubuh kita. Dan lama kelamaan, berbagai penyakit akan mulai timbul.

Cara ampuh untuk mengurangi racun di tubuh kita adalah dengan melakukan detoksifikasi, alias proses pembuangan racun. Salah satu caranya adalah dengan melakukan puasa. Apa hubungannya puasa dan detoksifikasi? Puasa mengistirahatkan pencernaan kita dari serbuan makanan-makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Dengan puasa, pencernaan kita akan bekerja dengan jam yang lebih teratur. Akibatnya, pencernaan kita akan lebih sehat dan siap membuang toksin alias racun di tubuh kita.

Setelah pencernaan sehat, ada baiknya kita juga memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh kita. Percuma jika pencernaan sudah baik namun gizi yang kita masukkan tetap kurang. Untuk itu, saat berbuka pilihlah makanan yang bisa membantu proses pembuangan racun, seperti mengkonsumsi banyak air putih dan buah dan sayur. Jangan lupa juga untuk berolahraga, walaupun sedang puasa. Cara-cara tersebut merupakan cara alami yang bisa menjadi alternatif untuk membantu proses detoksifikasi racun yang telah menumpuk di dalam tubuh.

Puasa dan detoksifikasi pada dasarnya memang merupakan kebutuhan bagi kita yang ingin hidup lebih sehat. Tanpa adanya proses detoksifikasi, maka jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh akan terus terakumulasi di dalam tubuh hingga bisa memicu munculnya berbagai penyakit berbahaya seperti kolesterol, jantung, darah tinggi, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Setelah mengetahui hubungan antara puasa dan detoksifikasi, sudah saatnya kita lebih serius saat menyiapkan hidangan sahur dan berbuka. Jangan makan terlalu banyak...terutama makanan yang tidak bergizi. Perhatikan gizi dari makanan Anda supaya bisa mendapat hasil kesehatan yang maksimal dari puasa. Untuk memaksimalkan gizi menu sahur dan berbuka, Anda bisa mengkonsumsi produk-produk dalam program Smart Detox. Mudah, sehat, dan bebas lapar!!

Friday, June 28, 2013

Resep jus detox

Buat yang mau coba membuat juice untuk detoksifikasi, mungkin pilihan di bawah ini bisa dicoba...


Monday, February 25, 2013

Manfaat detoks

Apa itu detoks atau detoksifikasi? Kenapa kita perlu melakukan detox? Perlu dipahami bahwa manfaat detoks untuk kesehatan sangat banyak karena proses ini dapat membersihkan tubuh kita. Bagi umat Muslim, setahun sekali kita melakukan detoksifikasi, yaitu pada saat bulan puasa. Nah, sebaiknya proses itu dilakukan lebih dari setahun sekali demi menyeimbangkan kesehatan tubuh kita. 

Setiap hari, tubuh kita dibombardir oleh racun dan bahan kimia dari lingkungan sekitar kita. Bahan
kimia, pestisida, hormon dan polutan lainnya ada dalam semua makanan olahan yang kita makan, dan semua itu bisa menyebabkan penyakit kronis, depresi dan obesitas.

Dalam keadaan alami, tubuh kita, dengan nutrisi yang tepat dalam jumlah yang cukup dan organ-organ detoksifikasi yang berfungsi optimal, sebenarnya mampu menghilangkan dan mengeluarkan racun-racun tersebut secara alami dan aman. Organ-organ utama detoksifikasi, yaitu kulit, usus, hati, ginjal dan paru-paru, secara alami dapat menghilangkan racun atau toksin melalui keringat, urine, dan feses.

Sayangnya, saat ini sudah sangat sulit bagi tubuh kita untuk mendetoksifikasi racun yang masuk ke tubuh secara alami. Sekarang ini, lebih banyak racun yang masuk ke tubuh kita daripada yang dikeluarkan. Akibatnya, terjadi keracunan tubuh dalam tingkat kronis. Banyak penyakit kronis seperti obesitas, diabetes dan depresi disebabkan oleh kurangnya gizi dan banyaknya racun yang tidak diinginkan dalam tubuh kita. Dalam kondisi tersebut, tubuh kehilangan kemampuan alaminya untuk mengeluarkan semua racun yang masuk ke tubuh kita. Jadi, akan tetap lebih banyak racun yang akan masuk ke tubuh kita daripada yang dikeluarkan. Pada titik inilah kita sudah kehilangan keseimbangan dalam tubuh kita.

Inilah sebabnya mengapa kita perlu mendetoksifikasi tubuh kita. Semua jenis detoksifikasi bertujuan untuk menetralisir racun dan mengembalikan kemampuan alami tubuh untuk menghilangkan toksin dan racun. Anggaplah detoks sebagai tombol reset bagi tubuh Anda. Dalam dunia sekarang ini, tidak mungkin menghilangkan semua racun sepenuhnya tanpa bantuan, seperti misalnya suplemen atau obat-obatan herbal. Dengan bantuan tersebut, kemampuan tubuh untuk mengeluarkan racun di tubuh kita secara alami bisa dimaksimalkan.

Diet detoks yang aman dapat membersihkan semua sistem tubuh, mulai dari jantung, otot, saraf, pernafasan, reproduksi, kekebalan tubuh dan mental, serta menghilangkan penyakit-penyakit kronis yang mengganggu masyarakat modern, seperti diabetes, penyakit jantung, dll. 



Detoksifikasi diperuntukkan bagi mereka yang punya masalah dengan:
  • Pencernaan kronis 
  • Gangguan fungsi hati (akibat alkohol, stres yang tinggi, obat-obatan, hepatitis, kebiasaan makan yang buruk) 
  • Sendi yang kaku 
  • Nyeri otot 
  • Sakit kepala kronis dan migrain 
  • Kondisi kulit kronis 
  • Tingkat energi yang rendah 
  • Alergi (detoks aman dan efektif akan menyembuhkan berbagai macam alergi) 
  • Depresi dan suasana hati yang buruk 
  • Kualitas tidur yang buruk dan insomnia 
Dengan melakukan diet detoksifikasi yang aman, dibarengi dengan olahraga olahraga dan sikap positif terhadap hidup, pasti akan ada dampak positif bagi Anda yang ingin memiliki awal baru untuk tubuh Anda. Manfaat detoks pasti akan Anda rasakan untuk jangka waktu yang lama sehingga Anda bisa memiliki tubuh dan jiwa yang sehat.

Monday, January 14, 2013

Bagaimana cara kerja koyo detoks kaki?

Koyo kaki dipercaya sebagai solusi untuk membantu menyerap racun dari dalan tubuh secara efektif dan mudah. Sebagaimana koyo pada umumnya, koyo ini juga digunakan dengan cara ditempel pada telapak kaki. Biasanya petunjuk pemakaiannya koyo kaki cukup digunakan sebelum tidur pada telapak kaki yang sudah dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bangun tidur, koyo yang sudah ditempel pada telapak kaki akan berubah warna menjadi gelap sebagai tanda bahwa racun telah terserap. Lantas, bagaimana cara kerja koyo detoks kaki ini?

Koyo kaki ini bekerja berdasarkan prinsip osmotik atau dikenal juga dengan prinsip osmosi seperti halnya yang sama dengan sistem kerja tanaman. Begitu juga gambaran mengenai bagaimana cara kerja koyo detoks kaki. Koyo yang ditempel pada telapak kaki mampu memicu keluarnya keringat pada telapak kaki. Pada saat keringat keluar inilah proses penyerapan racun pada tubuh Anda berlangsung melalui telapak kaki.



Sebagai media yang sangat membantu proses detoksifikasi pada tubuh secara maksimal, koyo ini diciptakan dengan karbon titanium pada bagian perekat. Formula ini dirancang untuk membantu meningkatan aliran darah dan juga bio-listrik yang akan semakin membuat produk ini mampu bekerja secara maksimal.

Kenapa koyo kaki ini harus diletakkan di bagian telapak kaki? Mungkin sebagian dari Anda memiliki pertanyaan yang sama dengan pertanyaan tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa telapak kaki merupakan salah satu bagian tubuh yang merupakan tempat bagi sebagian besar ujung syaraf pada tubuh. Itulah sebabnya, telapak kaki diyakini dan telah terbukti sebagai bagian tubuh yang tepat untuk memaksimalkan proses detoksifikasi. Berbagai zat-zat berbahaya yang terdapat dalam tubuh Anda akan bisa dikeluarkan melalui koyo kaki tadi.

Bukti dari penyerapan racun atau proses detoksifikasi yang dilakukan melalui koyo kaki sendiri akan bisa dilihat melalui perubahan warna pada koyo yang telah anda pakai tadi. Jika koyo telah telah berubah warna menjadi gelap, maka ini artinya racun telah terperangkap ke dalam koyo sehingga tubuh bisa menjadi lebih segar. Didukung dengan pancaran infra merah dan juga ion negatif yang sehat, maka koyo akan bekerja secara maksimal.

Namun, belum ada studi ilmiah yang menunjukkan bahwa koyo kaki detoks benar-benar aman dan bekerja sebagaimana yang dipromosikan. Federal Trade Commission di Amerika Serikat telah menegur beberapa distributor koyo detoks kaki yang iklannya dianggap menipu. Kesimpulannya, walaupun koyo detoks ini sepertinya baik untuk kesehatan, ada baiknya kita menunggu bukti ilmiah akan keampuhan produk ini.

(sumber: mayoclinic.com)

Monday, October 15, 2012

Detoks tanpa kelaparan

Kita tentu sangat suka makan enak. Sayangnya seringkali makanan yang enak itu justru tergolong tidak sehat, karena diolah dengan cara digoreng, misalnya. Jika kita termasuk salah satu orang yang suka makan enak namun tidak sehat itu, kita perlu mengimbanginya dengan detoksifikasi selama beberapa kali dalam setahun. Tujuannya adalah membuang racun dan zat aditif dari dalam tubuh kita. Saat sedang melakukan diet detoksifikasi, cara yang terbaik adalah berpuasa dan berpantang makanan yang enak-enak tersebut.

Biasanya, saat berpuasa tersebut, kita sulit mengekang nafsu makan kita, terutama jika kita terbiasa minum kopi atau sangat menyukai gorengan atau makanan manis. Berikut adalah cara untuk bisa melakukan detoks tanpa kelaparan:

1. Perbanyak cairan 

Menurut Theresa Cheung, penulis The Lemon Juice Diet, cara terbaik untuk mengekang nafsu makan adalah minum banyak air atau the herbal. Air dapat membersihkan ginjal, liver, usus, dan limfa kita serta menjaganya bekerja dengan baik. Minumlah 2 liter air per hari ditambah 1 atau 2 cangkir teh herbal. 

Jika kita sangat menginginkan makanan manis, berarti tubuh kita sedangj kehabisan pasokan gula karena sedang didetoks. Jika kita meminum banyak air, hal ini akan membantu proses detoks dan membantu mengatasi keinginan kita untuk makanan manis tersebut. Setelah banyak minum, keinginan makan kita akan berkurang dalam 10 menit.

2. Makan buah dan sayuran

Detoks bukan berarti kita hanya boleh mengkonsumsi cairan. Beberapa jenis detoks membolehkan kita memakan makanan tertentu seperti buah-buahan atau sayuran. Jika kita sedang ingin makan makanan lainnya, misalnya cokelat, gantilah dengan makan buah-buahan atau sayuran yang tidak mengganggu proses detoks Anda. Makanan alternatif ini mungkin masih mengandung gula dan sodium, tapi dalam tingkat yang lebih sehat dan lebih natural. Makan makanan yang lebih sehat akan melatih tubuh kita untuk tidak terus-terusan mencandu makanan yang tidak sehat.

Jika Anda tidak suka sayuran, cobalah membuat smoothie sayuran dan buah. Blender beberapa jenis sayuran dan buah pilihan Anda. Smoothie ini dapat memberikan Anda vitamin, mineral, fitokemikal, dan antioksidan. Satu porsi smoothie ini mengandung sekitar 300 kalori dan Anda bisa meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

Selama detoks, hindari makanan yang mengandung gula, tepung dan nasi, daging tinggi lemak, susu, serta soda dan alkohol. 


3. Berolah raga

Mungkin saat detoks, tubuh kita akan terasa lemas. Namun berolah raga ringan dapat membantu kita dalam mengalihkan pikiran kita dari makanan. Selain itu olah raga dapat membantu menjaga sirkulasi darah sehingga proses pengeluaran toksin akan lebih lancar.

Bagaimanapun, saat awal melakukan detoks, tubuh kita pasti akan menyesuaikan. Jika kita terbiasa makan banyak, lalu berkurang saat detoks, tubuh kita pasti akan bereaksi dan nafsu makan akan meningkat. Cara-cara diatas dapat membantu kita melakukan detoks tanpa kelaparan. Namun yang terpenting adalah, saat detoks cobalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehingga di dalam otak kita, akan terprogram bahwa kita sudah kenyang dan tidak akan mencari-cari makanan lainnya yang bisa menggagalkan program detoks kita.


(sumber: health.kompas.com, life.gaiam.com)

Thursday, June 14, 2012

Bahaya toksin dalam tubuh

Anda pernah membaca atau mendengar tentang bahaya toksin dalam tubuh? Sangat menakutkan dan kita wajib mencegahnya. Toksin merupakan racun dalam tubuh yang berasal dari sisa zat makanan yang tidak dibutuhkan organ tubuh. Bila toksin tersebut tidak dibuang, tentu akan menimbulkan berbagai macam penyakit atau gangguan kesehatan. Toksin yang ada pada tubuh manusia sebagian besar memiliki berat 2 hingga 4 kg. Semakin lama toksin akan semakin banyak dan bisa menimbulkan masalah berat badan serta kesehatan. Jika kekebalan tubuh seseorang lemah, toksin akan lebih mudah menyerang organ tubuh. Tapi jangan khawatir, siapa saja bisa mencegah bahaya toksin dalam tubuh secara alami dengan mengetahui beberapa penyebabnya.

Bahaya toksin dalam tubuh sering disebabkan oleh banyaknya kotoran yang ada dalam usus yang tidak dibuang. Kotoran tersebut berasal dari makanan yang kita cerna setiap hari. Kotoran dalam tubuh yang dibiarkan terlalu lama bisa menimbulkan bakteri kompleks yang menjadi lebih banyak akibat fermentasi yang berlebihan. Kotoran atau toksin yang tidak dibutuhkan tubuh tersebut akhirnya menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Seperti disebut sebelumnya, toksin bisa berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari. Toksin dari makanan berasal dari makanan yang mengandung pewarna dan pemanis buatan, yang disemprot dengan pestisida, makanan olahan dengan suhu tinggi, maupun makanan panggang yang mengandung karsinogen. Sedangkan minuman yang bisa menimbulkan toksin diantaranya yang mengandung mikroorganisme, bahan pembuangan zat kimia dan minuman yang mengandung logam berat.


Berikut beberapa bahaya toksin dalam tubuh:

· Menimbulkan berbagai macam penyakit
Toksin yang terlalu banyak dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, masalah pencernaan dan penyakit lainnya.

· Gangguan metabolisme
Karena racun dalam tubuh terlalu banyak maka proses metabolisme juga akan terganggu. Jika metabolisme terganggu asupan gizi dan zat yang dibutuhan tubuh juga akan berkurang.

· Keracunan
Toksin akan menimbulkan keracunan dalam tubuh. Lama kelamaan jika toksin tidak dikeluarkan akan masuk ke dalam organ tubuh dan menimbulkan keracunan berat.

Untuk mencegah bahaya toksin dalam tubuh tersebut, anda bisa menerapkan pola hidup yang sehat dan menghindari makanan yang bisa meninggalkan racun dalam tubuh. Sementara untuk mengeluarkan toksin yang sudah telanjur masuk ke tubuh, kita bisa melakukan proses detoksifikasi