Pages

Monday, October 15, 2012

Detoks tanpa kelaparan

Kita tentu sangat suka makan enak. Sayangnya seringkali makanan yang enak itu justru tergolong tidak sehat, karena diolah dengan cara digoreng, misalnya. Jika kita termasuk salah satu orang yang suka makan enak namun tidak sehat itu, kita perlu mengimbanginya dengan detoksifikasi selama beberapa kali dalam setahun. Tujuannya adalah membuang racun dan zat aditif dari dalam tubuh kita. Saat sedang melakukan diet detoksifikasi, cara yang terbaik adalah berpuasa dan berpantang makanan yang enak-enak tersebut.

Biasanya, saat berpuasa tersebut, kita sulit mengekang nafsu makan kita, terutama jika kita terbiasa minum kopi atau sangat menyukai gorengan atau makanan manis. Berikut adalah cara untuk bisa melakukan detoks tanpa kelaparan:

1. Perbanyak cairan 

Menurut Theresa Cheung, penulis The Lemon Juice Diet, cara terbaik untuk mengekang nafsu makan adalah minum banyak air atau the herbal. Air dapat membersihkan ginjal, liver, usus, dan limfa kita serta menjaganya bekerja dengan baik. Minumlah 2 liter air per hari ditambah 1 atau 2 cangkir teh herbal. 

Jika kita sangat menginginkan makanan manis, berarti tubuh kita sedangj kehabisan pasokan gula karena sedang didetoks. Jika kita meminum banyak air, hal ini akan membantu proses detoks dan membantu mengatasi keinginan kita untuk makanan manis tersebut. Setelah banyak minum, keinginan makan kita akan berkurang dalam 10 menit.

2. Makan buah dan sayuran

Detoks bukan berarti kita hanya boleh mengkonsumsi cairan. Beberapa jenis detoks membolehkan kita memakan makanan tertentu seperti buah-buahan atau sayuran. Jika kita sedang ingin makan makanan lainnya, misalnya cokelat, gantilah dengan makan buah-buahan atau sayuran yang tidak mengganggu proses detoks Anda. Makanan alternatif ini mungkin masih mengandung gula dan sodium, tapi dalam tingkat yang lebih sehat dan lebih natural. Makan makanan yang lebih sehat akan melatih tubuh kita untuk tidak terus-terusan mencandu makanan yang tidak sehat.

Jika Anda tidak suka sayuran, cobalah membuat smoothie sayuran dan buah. Blender beberapa jenis sayuran dan buah pilihan Anda. Smoothie ini dapat memberikan Anda vitamin, mineral, fitokemikal, dan antioksidan. Satu porsi smoothie ini mengandung sekitar 300 kalori dan Anda bisa meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

Selama detoks, hindari makanan yang mengandung gula, tepung dan nasi, daging tinggi lemak, susu, serta soda dan alkohol. 


3. Berolah raga

Mungkin saat detoks, tubuh kita akan terasa lemas. Namun berolah raga ringan dapat membantu kita dalam mengalihkan pikiran kita dari makanan. Selain itu olah raga dapat membantu menjaga sirkulasi darah sehingga proses pengeluaran toksin akan lebih lancar.

Bagaimanapun, saat awal melakukan detoks, tubuh kita pasti akan menyesuaikan. Jika kita terbiasa makan banyak, lalu berkurang saat detoks, tubuh kita pasti akan bereaksi dan nafsu makan akan meningkat. Cara-cara diatas dapat membantu kita melakukan detoks tanpa kelaparan. Namun yang terpenting adalah, saat detoks cobalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehingga di dalam otak kita, akan terprogram bahwa kita sudah kenyang dan tidak akan mencari-cari makanan lainnya yang bisa menggagalkan program detoks kita.


(sumber: health.kompas.com, life.gaiam.com)